


Pantai Parangtritis terletak di Kabupaten Bantul daerah Istimewa Yogyakarta, berjarak sekitar 27 Beratus-ratus tahun yang lalu, ada seorang pelarian dari kerajaan Majapahit yang bernama Dipo Kusumo datang ke Pantai ini untuk melakukan semedi, begitu melihat tetesan-tetesan air yang menetes dari batu karang kemudian beliau menamai tempat itu Parangtritis. Parangtritis sendiri berasal dari kata Parang (batu) dan Tritis (tetesan air),Pantai Parangtritis adalah Pantai yang tidak bisa dilepaskan dari mitos Nyi Roro Kidul, legenda Nyi Roro Kidul membawa pesona tersendiri, dimana nelayan setempat atau pengunjung hampir setiap malam Selasa Kliwon dan Jumat Kliwon melakukan upacara ritual, dimulai dari melarung sesajen dan kembang warna-warni ke laut, dan puncak dari ritual tersebut bisanya terjadi pada malam 1 Syuro, diyakini juga bagi para pengunjung ada mitos yang lebih baik untuk diindahkan,yaitu dianjurkan untuk tidak memakai busana berwarna hijau,Disamping itu, Pantai Parangtritis diyakini sebagai perwujudan dari kesatuan trimurti, yaitu yang terdiri dari Gunung Merapi, Keraton Yogyakarta dan Parangtritis, Pantai ini pulalah yang diyakini sebagi tempat pertemuan antara Panembahan Senopati dengan Sunan Kali Jaga sesaat setelah menyelesaikan pertapaannya, dimana dalam pertemuan itu Sunan Kali Jaga berpesan agar Panembahan Senopati tetap memiliki kerendahan hati walaupun mempunyai kesaktian yang luar biasa.
Pantai Parangtritis selalu ramai setiap hari, apalagi pagi dan sore, yang paling ramai biasanya mulai sabtu siang hingga minggu malam, di pelataran parkir banyak berjejer bus-bus pariwisata dari luar daerah yang membawa turis lokal maupun mancanegara, sementara di parkiran sepeda motor pun begitu juga, jika sore hari dalam cuaca yang cerah, anda yang hoby berfoto tentunya tidak akan menyia-nyiakan sunset, inilah yang paling berkesan. Anda yang berkunjung ke Yogyakarta, belum lengkap rasanya jika anda belum berkunjung ke Parangtritis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar